Pengertian Lengkap Dari Penyakit Kanker Darah

Pengertian Lengkap Dari Penyakit Kanker Darah

Peinant Health – Kanker darah ialah jenis penyakit kanker yang paling umum. Beberapa orang mungkin kenal kanker darah jadi leukimia, walau sebenarnya leukimia cuma adalah satu dari jenis kanker darah. Ketahui jenis, gejala kanker darah, serta penyebab kanker darah.

Pengertian Kanker Darah

Dikutip dari situs American Society of Hematology, kanker darah ialah kanker yang merubah produksi serta peranan sel darah. Sebagain besar sel darah bermula dari sumsum tulang yang disebut tempat diproduksinya darah.

Sel induk yang ada pada sumsum tulang belakang bisa menjadi dewasa serta berkembang jadi tiga jenis sel darah yakni sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), serta keeping darah (trombosit). Ke-3 jenis sel darah ini mempunyai manfaatnya semasing.

Sejumlah besar kanker darah mengakibatkan perubahan sel darah normal terusik akibatnya karena perkembangan dari sel darah yang abnormal. Sel darah abnormal atau juga bisa dikatakan sebagai beberapa sel kanker ini menahan sel darah normal untuk jalankan manfaatnya seperti untuk menantang infeksi sampai menahan pendarahan.

Jenis-Jenis Kanker Darah

Tidak cuma leukimia, terdapat beberapa jenis kanker darah.

Seperti yang telah disebut awalnya, beberapa orang berasumsi jika leukimia ialah hanya satu kanker darah, walau sebenarnya masih ada dua jenis kanker darah yang lain. Pada umumnya, ada tiga jenis kanker darah yakni:

1. Leukimia

Leukimia ialah jenis kanker darah yang paling umum didapati. Leukimia diketemukan dalam darah serta sumsum tulang akibatnya karena produksi sel darah putih abnormal yang cepat sekali.

Sel darah putih abnormal yang berkembang tidak mempunyai potensi untuk menantang infeksi serta malah mengganggu potensi sumsum tulang belakang untuk membuahkan sel darah merah serta trombosit.

Berdasar sifatnya leukimia dibagi jadi kronis serta akut. Leukimoa kronis berkembang cepat, sedang leukimoa akut berkembang lebih lamban. Klasifikasi leukimia dibedakan berdasar jenis sel darah yang berkembang jadi sel kanker, yakni jadi leukimia limfositik serta leukimia myelogenous.

Leukimia limfositik ialah petumbuhan abnormal pada sel sumsum sebagai limfosit, yang disebut sel darah putih yang mempunyai peranan dalam skema kebal badan. Sedang leukimia myelogenous adalah perkembangan sel abnormal pada sel sumsum yang masak serta jadi sel darah merah, sel darah putih, serta trombosit.

Bila diambil kesimpulan karena itu ada empat klasifikasi leukimia yakni:

  • Leukimia limfositik kronis
  • Leukimia myelogenous kronis
  • Leukimia limfositik akut
  • Leukimia myelogenous akut.

Jenis leukima yang paling umum berlangsung pada beberapa anak ialah leukimia limfosotik kronis, baru selanjutnya leukima myelogenous kronis. Sedang leukimia yang paling umum pada seorang dewasa ialah leukimia myelogenous kronis serta leukimia limfositik akut. Walau demikian pada intinya tiap jenis leukimia bisa jadi menyerang beberapa anak atau dewasa.

2. Limfoma

Limfoma disebutkan sebagai kanker skema limfatik atau kanker getah bening.

Skema limfatik terbagi dalam kelenjar getah bening yang berada di leher, ketiak, dada, selangkangan, sampai perut. Skema limfatik kerja untuk membuahkan beberapa sel kebal badan serta hilangkan kelebihan cairan dari badan.

Seperti yang telah disebut awalnya ada sel limfosit yang mempunyai pekerjaan untuk menantang infeksi, sel ini ada di kelerja getah bening. Limfosit abnormal atau limfoma yang berkembang akan bergabung di kelanjar getah bening serta akan mengakibatkan kerusakan skema kebal badan bersamaan dengan berjalannya waktu.

Limfosit terbagi dalam dua jenis yakni:

  • Limfoma Hodgkin, limfoma tercipta dari limfosit type sel B.
  • Limfoma non-Hodgkin, limfoma tercipta dari limfosit sel B atau sel T.

3. Myeloma

Jenis kanker darah yang ke-3 ialah myeloma yang disebut kanker sel plasma darah.

Plasma darah ialah elemen darah berupa cairan sebagai medium beberapa sel darah. Sel plasma darah semestinya membuahkan anti-bodi untuk mencegah penyakit serta infeksi pada tubuh.

Sel plasma ganas atau myeloma menahan produksi anti-bodi normal hingga skema kebal badan melemah serta badan lebih rawan pada infeksi. Perubahan myeloma mengganggu produksi sel darah merah serta putih normal dan mengganggu manfaatnya.

Sel myeloma di produksi dalam sumsum tulang. Sel ini bisa megalir lewat saluran darah serta menyerang bagain tulang lain di badan. Bila munculnya myeloma ada di beberapa tempat sumsum tulang, karena itu disebutkan dengan multiple myeloma.

Gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah leukimia

Gejala kanker darah leukimia dapat berlainan berdasar klasifikasinya serta stadiumnya. Ini beberapa gejala serta beberapa ciri kanker darah leukimia yang paling umum:

  1. Demam, menggigil, berkeringat pada malam hari, serta gejala flu yang lain.
  2. Sakit kepala
  3. Lemah serta kecapekan
  4. Gusi abuh atau berdarah
  5. Pembengkakan hati atau limpa
  6. Pembengkakaan amandel
  7. Ngilu tulang
  8. Kulit pucat
  9. Ada bercak merah pada kulit
  10. Penurunan berat tubuh
Gejala kanker darah limfoma

Gejala kanker darah limfoma dikuasai oleh jenis serta fase kanker darah. Berikut beberapa gejala serta beberapa ciri kanker darah limfoma yang umum:

  1. Pembengkakan kelanjar getah bening pada leher, ketiak, atau selangkangan. Diikuti adanya tonjolan yang merasa ngilu.
  2. Demam
  3. Lemah serta kecapekan
  4. Berkeringat, khususnya pada malam hari
  5. Ruam pada lipatan kulit
  6. Gatal di kulit
  7. Sakit dada serta kesusahan bernapas
  8. Penurunan berat tubuh tanpa ada alasan
  9. Nafsu makan alami penurunan
  10. Ngilu tulang

Beberapa gejala kanker darah limfoma memang hampir sama dengan kanker darah leukimia. Bila alami gejala seperti yang disebut di atas, jangan cemas serta semestinya konsultasi ke dokter untuk tahu penyebab kanker darah.

Gejala kanker darah myeloma

Gejala serta beberapa ciri kanker darah myeoloma ialah sebagai berikut ini:

  1. Kelebihan kalsium dalam darah atau hiperkalsemia
  2. Anemia
  3. Kehancuran ginjal
  4. Masalah tulang seperti osteoporosis, ngilu tulang, pembengkakan tulang, sampai patah tulang
  5. Kandungan prorein dalam darah serta / atau urin tinggi
  6. Penurunan berat tubuh
  7. Badan rawan terserang infeksi.

Daftar gejala kanker di atas bukan daftar komplet. Gejala yang dirasa dapat juga dikarenakan oleh karena lain selan kanker. Oleh karena itu, jangan sangsi untuk konsultasi ke dokter untuk pastikan penyebab kanker darah serta memperoleh perlakuan yang lebih pas.

Penyebab Kanker Darah

Penyebab kanker darah pada umumnya ialah perkembangan sel darah abnormal yang tidak dapat dikontrol hingga menggangu peranan dari sel darah normal. Pada beberapa masalah kanker darah, penyebab kanker darah tidak didapati dengan detil. Walau penyebab kanker darah tidak didapati dengan jelas, ada banyak faktor risiko yang dapat tingkatkan peluang satu orang alami gejala kanker darah.

Faktor risiko itu diantaranya seperti faktor genetik, paparan radiasi, paparan bahan kimia, virus, resikonya kemoterapi, sindrom Myelodysplastic, serta sebab terdapatnya kelainan darah.

Pengertian Singkat Penyakit Kanker Kulit

Pengertian Singkat Penyakit Kanker Kulit

Pengertian Singkat Penyakit Kanker Kulit

Peinant Health – Kanker kulit ialah type kanker yang tumbuh di jaringan kulit. Keadaan ini diikuti dengan pergantian pada kulit, seperti timbulnya tonjolan, bercak, atau tahi lalat dengan bentuk serta ukuran yang tidak normal. Kanker kulit disangka kuat dikarenakan oleh paparan cahaya ultraviolet dari matahari. Cahaya UV ini bisa mengakibatkan rusaknya sel pada kulit, sampai memunculkan kanker kulit.

Ada tiga type kanker kulit yang seringkali berlangsung, yakni:

  1. Karsinoma sel basal, yakni kanker kulit yang datang dari sel dibagian terdalam dari susunan kulit terluar (epidermis).
  2. Karsinoma sel skuamosa, yakni kanker kulit yang datang dari sel dibagian tengah serta terluar dari epidermis.
  3. Melanoma, yakni kanker kulit yang datang dari sel penghasil pigmen kulit (melanosit).

Kanker melanoma lebih jarang ada dibanding karsinoma sel basal atau karsinoma sel skuamosa, tapi lebih beresiko.

Pemicu Kanker Kulit

Kanker kulit dikarenakan oleh pergantian atau mutasi genetik pada sel kulit. Pemicu pergantian tersebut belum didapati dengan tentu, tetapi disangka karena paparan cahaya matahari yang terlalu berlebih. Cahaya ultraviolet dari matahari bisa mengakibatkan kerusakan kulit serta menyebabkan perkembangan yang tidak normal pada sel kulit. Keadaan ini punya potensi berkembang jadi kanker. Diluar itu, ada banyak unsur yang bisa tingkatkan efek satu orang terserang kanker kulit, yakni:

Unsur internal
  • Kisah kanker kulit
  • Satu orang yang sudah pernah menanggung derita kanker kulit beresiko tinggi terserang kanker kulit kembali. Efek kanker kulit akan bertambah bila mempunyai bagian keluarga dengan kisah kanker kulit.
  • Kulit putih
  • Kanker kulit bisa menyerang setiap orang lepas dari warna kulitnya. Tetapi, orang berkulit putih mempunyai jumlahnya melanin yang lebih dikit, hingga perlindungan pada cahaya ultraviolet lebih lemah.
  • Tahi lalat
  • Satu orang yang mempunyai banyak tahi lalat atau tahi lalat dengan ukuran yang besar lebih beresiko terserang kanker kulit.
  • Skema kebal badan rendah
  • Orang dengan skema kebal badan rendah beresiko tinggi terserang kanker kulit, terhitung pasien HIV/AIDS serta orang yang konsumsi obat imunosupresif.
  • Solar keratosis
  • Paparan cahaya matahari bisa mengakibatkan pembentukan bercak kasar serta bersisik dengan warna yang beragam di muka atau tangan. Keadaan ini diberi nama solar keratosis. Solar keratosis adalah keadaan prakanker serta benar-benar punya potensi menjadi kanker.
Unsur external
  • Paparan cahaya matahari
  • Orang yang seringkali terkena cahaya matahari, khususnya yang tidak memakai tabir surya, lebih beresiko terserang kanker kulit. Keadaan ini berlangsung pada seorang yang tinggal di wilayah beriklim tropis atau dataran tinggi.
  • Paparan radiasi
  • Pasien eksim atopik atau jerawat yang jalani therapy penyembuhan dengan therapy radiasi (radioterapi) beresiko tinggi terserang kanker kulit, khususnya karsinoma sel basal.
  • Paparan bahan kimia
  • Terdapat beberapa bahan kimia yang disangka bisa mengakibatkan kanker (karsinogenik), diantaranya ialah arsenik.
Tanda-tanda Kanker Kulit

Tanda-tanda atau sinyal kanker kulit biasanya ada pada anggota badan yang seringkali terkena cahaya matahari, seperti kulit kepala, muka, telinga, leher, lengan, atau tungkai. Namun, kanker kulit dapat berlangsung di anggota badan yang jarang-jarang terserang cahaya matahari, seperti telapak tangan, kaki, atau bahkan juga ruang kelamin.

Di bawah ini ialah tanda-tanda kanker kulit berdasar macamnya:

Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal diikuti dengan tonjolan lunak serta mengkilat di permukaan kulit, atau lesi berupa datar pada kulit berwarna gelap atau cokelat kemerahan yang mirip daging.

Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa diikuti dengan tonjolan merah keras pada kulit, atau lesi yang berupa datar serta bersisik seperti kerak. Lesi bisa berasa gatal, berdarah, sampai jadi kerak.

Kanker kulit melanoma

Kanker kulit melanoma diikuti dengan bercak atau tonjolan berwarna cokelat. Melanoma memang mirip tahi lalat biasa, tetapi memiliki bentuk lebih tidak teratur. Cara ABCDE dapat dipakai untuk memperbedakan tahi lalat biasa dengan melanoma. Cara itu mencakup:

  1. Asimetris, sejumlah besar melanoma mempunyai bentuk yang tidak asimetris.
  2. Border (tepian), pinggir melanoma condong tidak teratur.
  3. Color (warna), warna melanoma lebih dari satu.
  4. Diameter, ukuran melanoma lebih dari 6 mm.
  5. Evolusi, yakni berlangsung pergantian bentuk, warna, atau ukuran tahi lalat.

Evolusi adalah sinyal yang penting dari melanoma.